VIMANEWS.ID-Pembangunan kualitas bangsa saat ini sangat bergantung pada peran strategis yang dijalankan oleh para guru di wilayah Kota Tegal.
Sosok guru memiliki tanggung jawab besar dalam membimbing generasi di Kota Tegal demi menjaga martabat dan masa depan bangsa.
Sinergi antara pemerintah dan guru diharapkan mampu membawa Kota Tegal menjadi barometer kemajuan pendidikan bangsa yang lebih modern.
Baca Juga: Terbongkar Menantu Gelapkan Uang Mertua Rp4,7 Miliar Dipakai Foya Foya dan Judi
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menyampaikan pesan agar tenaga pendidik menguasai teknologi digital sekaligus tetap konsisten menanamkan nilai karakter yang kuat.
"Mari kita jadikan semangat Idul Fitri sebagai titik awal untuk memperbaiki diri dan memperkuat integritas dalam menjalankan tugas," ujar Dedy Yon.
Momen halal bihalal PD PGSI ini menjadi wadah mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan antar pengajar sekolah swasta se-kota.
Baca Juga: Review Samsung Galaxy A57 5G Desain Tipis Performa Stabil Dengan Chipset Exynos 1680
Inovasi dalam metode pembelajaran sangat diperlukan agar peserta didik tidak bosan dan mampu menyerap materi pelajaran secara lebih efektif.
Pendidikan yang ideal menurut pemerintah adalah keseimbangan antara kecerdasan intelektual dengan pembentukan karakter moral yang luhur sejak dini.
"Pendidikan tidak hanya berorientasi pada kecerdasan akademik, tetapi juga pembentukan karakter generasi muda," tegas Dedy Yon Supriyono.
Baca Juga: Keluarga Suami Adalah Hama!Kisah Pernikahan Retak Akibat Campur Tangan Keluarga
Ketua PGSI Kota Tegal Krisdiyanto mengapresiasi perhatian besar pemerintah kota yang terus mengalir dari masa kepemimpinan sebelumnya hingga kini.