Latar belakang keluarga pelaku turut menjadi perhatian karena kurangnya pengawasan diduga memengaruhi perilaku agresifnya di sekolah.
Pasca kejadian korban mengalami trauma dan hanya berani masuk kelas jika didampingi guru karena masih merasa takut.
"Korban masih trauma dan takut masuk kelas tanpa didampingi guru," tambahnya.
DP3KB Brebes Eni Listiana telah melakukan pendampingan kepada korban dan memastikan pemantauan berlanjut untuk mencegah kejadian terulang.
"Kami sudah mendatangi keluarga korban untuk pendampingan dan penguatan mental," jelas Eni Listiana.***