Warga Dukuhwaru Digegerkan Penemuan Jasad Bayi Membusuk Di Dalam Lemari Pakaian Kamar Kos

Photo Author
Rosvitarini, Vimanews
- Jumat, 17 April 2026 | 22:58 WIB

Jasad Bayi di bawa ke Rumah Sakit untuk di autopsi (Dok/Vimanews.id)
Jasad Bayi di bawa ke Rumah Sakit untuk di autopsi (Dok/Vimanews.id)

 

VIMANEWS.ID-Misteri bau menyengat dari sebuah kamar kos di Dukuh Candrageni Desa Blubuk  Dukuhwaru Kabupaten Tegal akhirnya terungkap setelah warga menemukan jasad bayi dalam lemari pakaian.

​Warga Dukuh Candrageni awalnya merasa curiga saat melihat koloni lalat hijau mulai mengerumuni ventilasi kamar kos tersebut pada Jumat (17/4/2026) pagi.

​Lalat yang beterbangan di ventilasi itu menjadi awal terungkapnya penemuan bayi tersebut yang disembunyikan dalam lemari pakaian kamar kos.

Baca Juga: Pergeseran Konsumsi Minyak Curah Meningkat BULOG Ajukan Tambahan Kuota Minyakita Untuk Kebutuhan Pasar Tradisional

Ketua RT 01 RW 09, Ahmad Syamsudin, segera mengajak warga untuk membuka paksa kamar terkunci itu menggunakan kunci serep karena curiga.

​“Kami mencium bau busuk dan melihat lalat. Setelah dibuka pakai kunci serep, ternyata ada bayi meninggal dalam lemari,” ujar Ahmad Syamsudin.

​Pemandangan memilukan tersaji saat pintu terbuka karena bercak darah segar ditemukan tercecer tepat di bawah pintu lemari kayu tersebut.

Baca Juga: Bukan Sekadar Sosialisasi Ternyata Ini Cara Ampuh Dindikpora Brebes Lindungi Siswa Dari Bahaya Perundungan

​Polisi segera melakukan olah TKP secara mendalam guna mengumpulkan bukti tambahan terkait keberadaan bayi malang yang terbungkus sprei itu.

​Tim Biddokkes Polda Jateng pun langsung turun tangan melakukan autopsi di RSU Dokter Soeselo Slawi untuk mengungkap tabir gelap kematian ini.

​"Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa bayi tersebut memiliki bobot sekitar 3,5 hingga 5 kilogram dengan kondisi fisik yang sudah aterm.,"ujar Tim Medis

Baca Juga: DPC PKB Kota Tegal Gelar Muscab,Begini Pesan Waketum Ida Fauziah

​Kondisi jenazah yang telah mengalami pembusukan lanjut membuat pihak medis cukup kesulitan memastikan jenis kelamin sang bayi di lokasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rosvitarini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X