"Untuk satu kapal, kebutuhan BBM bisa mencapai puluhan ton dengan nilai hampir satu miliar rupiah," jelasnya.
Ia berharap pemerintah memberi solusi konkret, termasuk usulan harga khusus BBM sektor perikanan di kisaran Rp10.000 per liter.
"Kami berharap pemerintah hadir memberikan kebijakan yang berpihak agar nelayan tetap bisa bertahan," tandas Riswanto.
Artikel Terkait
Nelayan Tradisional Gang Etong Datangi Kantor DPUPR Kota Tegal, Keluhkan Sedimentasi yang Tak Kunjung Dapat Perhatian
Setelah Puluhan Tahun Tertunda, Normalisasi Kali Bacin Akhirnya Dimulai untuk Ringankan Beban Nelayan Gang Etong
Cuaca Ekstrem Lumpuhkan Penangkapan Ikan, Nelayan Tegal Bertahan Tanpa Penghasilan
Pengembangan PPN Tegalsari 2027 Jadi Solusi Overkapasitas Kapal Nelayan di Kota Tegal
Kondisi Keuangan Dunia Kurang Baik Nelayan Berharap Harga Solar Tetap Mendapat Subsidi